Apa Itu Tanah Liat

APA ITU TANAH LIAT

Tanah LIat
Tanah Liat

Kata tanah liat berasal dari kata “liat” itu sendiri yang berarti “tidak kaku” (lentur, bisa dibentuk), jadi kata “tanah liat” dapat juga diartikan sebagai tanah yang liat.

Berbeda dengan jenis – jenis tanah yang lain, tanah liat memiliki beberapa sifat yang unik, yang pertama bila ditambahkan air maka ia akan semakin liat, yang kedua tanah liat akan mengeras bila didiamkan selama beberapa hari dan yang ketiga tanah liat akan menjadi bentuk yang permanent dan anti air bila dibakar pada suhu yang tinggi, akibat adanya perubahan kimia pada tanah liat.

Karena sifatnya yang unik tersebut itulah sejak zaman dahulu tanah liat sudah dipergunakan untuk membuat berbagai macam peralatan, seperti vas, kendi, dekorasi rumah dan masih banyak lagi.

Tidak hanya itu, kini tanah liat juga digunakan sebagai sarana berkreatifitas, bermain, terapi dan kecantikan.
Karena itu sekarang ada banyak sekali produsen tanah liat yang mengolah dan membuat jenis – jenis tanah liat baru, sesuai dengan kebutuhan mereka.

Setidaknya saat ini ada 4 jenis tanah liat berbeda, yang biasa digunakan untuk keperluan kerajinan tangan, yaitu Polymer Clay, Natural Clay, Paper Clay & Plasticine Clay.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jenis – jenis tanah liat silahkan baca artikel kami. Jenis – Jenis Tanah Liat.

Dari ke empat jenis tanah liat tersebut hanya ada 1 jenis tanah liat alami yang murni dibentuk oleh alam, sisanya dibuat dengan menggunakan bahan kimia.

Proses Pembentukan Tanah Liat (Natural Clay)

 

Pada awalnya tanah liat berasal dari partikel partikel bebatuan yang terkikis oleh angin atau air, perlahan – lahan jumlah partikel yang terkikis tersebut semakin banyak dan akhirnya berkumpul di satu tempat. Berdasarkan hasil pengikisan tersebut tanah liat dikategorikan menjadi 2 kategori yaitu tanah liat primer dan tanah liat sekunder.

Tanah Liat Primer

tanah liat primer
Tanah Liat Primer

Tanah liat primer merupakan tanah liat yang murni tanpa adanya material – material asing, karena tidak terbawa air atau angin terlalu jauh dari tempatnya. Ciri khas dari tanah liat primer ini memiliki warna putih ke abu-abuan, tanah liat primer memiliki daya susut yang rendah dan dapat dibakar hingga suhu yang sangat tinggi mencapai 1700 °C, tanah liat primer biasa digunakan sebagai bahan baku untuk membuat porselen.

Tanah Liat Sekunder

Tanah Liat Sekunder
Tanah Liat Sekunder

Tanah liat sekunder pada umumnya merupakan tanah liat yang telah berpindah – pindah karena dibawa air hingga akhirnya berkumpul di satu tempat, karena berpindah – pindah tempat akibatnya tanah liat sekunder tercampur dengan material – material asing, seperti pasir, nikel, kerikil, humus, dll.

Sehingga sifat tanah liat sekunder menjadi lebih liat dan berwarna coklat kemerah-kemerahan, tanah liat sekunder memiliki daya susut yang lebih tinggi dan titik lebur sekitar 1400 °C jauh lebih rendah dibandingkan tanah liat primer, tanah liat sekunder inilah yang biasa digunakan untuk membuat peralatan – peralatan keramik.

One thought on “Apa Itu Tanah Liat

  • Hebergement web

    Ini berarti menunjukkan bahwa ide bangunan piramida, monumen, patung dan benda-benda antik lainnya dari tanah liat, tidak datang hanya di akhir abad dua puluh, namun Al Qur’an telah menyebutkannya sebelum empat belas abad yang lalu! Namun kenapa harus ke Firaun, karena bangunan terbesar yang dibangun dari tanah liat adalah piramida!

Comments are closed.